Kumpulan informasi objek wisata terbaik di indonesia, tempat wisata yang indah dan populer

5 Landmark Historis Di Wisata Kota Tua Jakarta

5 Landmark Historis Di Wisata Kota Tua Jakarta

Jakarta yang dengan adanya landmark Kota Tua ialah pesona tempat wisata bersejarah di kota Jakarta yang akan memberikan banyak sekali pengetahuan, khususnya jika anda dapat masuk ke Museum Fatahillah dan sejumlah spot yang terlihat menarik lainnya di area sana.

Wisata Kota Tua Jakarta merupakan salah satu jenis tempat wisata di kota jakarta yang selalu saja ramai untuk dikunjungi oleh para wisatawan.

Kawasan Kota Tua yang dahulu kala bernama Batavia Lama yang merupakan tempat wisata yang banyak menyimpan nilai bersejarah tinggi. Berbagai macam peninggalan di masa lampau masih dapat Anda jumpai di kawasan yang selalu saja ramai pengunjung pada saat akhir pekan tiba.

Wisata Kota Tua sangat tepat bagi diri Anda sebagai penikmat sejarah ataupun yang sangat suka menelusuri jejak historis. Serta para pecinta fotografi akan selalu suka untuk datang ke Kota Tua di daerah kota jakarta ini.

Tidak hanya wisatawan yang berada di dalam negeri saja, Maka para turis yang akan datang ke sebuah Kota Jakarta bahkan sangat suka untuk menjejakkan kakinya di berbagai macam tempat wisata Kota Tua.

Ini tidak bisa terlepas dari gencarnya promosi tempat wisata Jakarta ke seluruh dunia internasional. Wajah Kota Jakarta sebagai sebuah pusat pemerintahan dan perekonomian di negara indonesia secara perlahan sedang bertransformasi sebagai salah satu destinasi tempat wisata favorit bagi para wisatawan.

Ada sejumlah jenis tempat wisata di Kota Tua yang wajib anda kunjungi. Selain dapat menelusuri berbagai macam tempat historis atau sejarah, Maka wisata Kota Tua bisa menyuguhkan diri anda dengan sajian kuliner yang dapat anda nikmati, seperti Cafe Batavia, maupun Anda dapat mampir ke Cafe Gazebo untuk dapat menikmati sajian makanan tradisional dan restoran lainnya.

Tidak kalah kurang lagi, Maka jajanan yang juga kerap dapat Anda jumpai seperti:
  • Makanan gado-gado
  • Soto
  • Kerak telor
1. Museum Fatahillah

Museum ini yang merupakan bagian yang tidak akan dapat terpisahkan dari riwayat Ibukota Jakarta ini sendiri, itu dia sebabnya museum fatahillah dinamakan sebagai Museum Sejarah Jakarta, maupun Museum Batavia. Di masa lalu, yang tepatnya era penjajahan belanda VOC, Maka bangunan museum fatahillah ini memiliki fungsi sebagai balai kota, ruang pengadilan, dan penjara bawah tanah.

Museum Fatahillah di sebuah area kawasan wisata Kota Tua Jakarta pada bagian luar dari bangunan museum terdapat lapangan, Yang disebut lapangan Fatahillah. Lapangan ini dulunya merupakan tempat mengeksekusi semua tahanan. Tahukah Anda bahwa museum terbesar di kota jakarta ini memiliki 3 lantai dan menyimpan 25.000 koleksi benda yang sangat bersejarah, di antaranya:
  • Prasasti
  • Meriam
  • Patung Dewa-Dewi
  • Koleksi mebel antik
  • Gerabah
  • Keramik.
Penelusuran dari jejak sejarah kota Jakarta dari masa pra sejarah sampai berdirinya kota Jayakarta pada sekitar tahun 1527 bisa Anda ketahui di area museum ini.

Untuk bisa masuk, Maka anda harus membeli tiket masuk ke dalam Museum Fatahillah seharga Rp 2 ribu setiap orang. Museum ini juga terbuka untuk publik pada setiap hari Selasa sampai Minggu, mulai dari pukul 9 pagi sampai 3 sore.

2. Pelabuhan Sunda Kelapa

Pelabuhan Sunda Kelapa di Kota Jakarta adalah pelabuhan yang dahulu sudah menghubungkan Indonesia dengan dunia luar. Pelabuhan ini merupakan tempat persinggahan kapal mancanegara yang berdatangan untuk berdagang.

Pelabuhan historis di kota jakarta ini bahkan sudah berada jauh sebelum kota Jakarta itu berada. Eksistensi Dari Pelabuhan Sunda Kelapa yang berjalan dari masa ke masanya, mulai dari kerajaan Pajajaran, kedatangan Bangsa Portugis, kekuasaan Kerajaan Demak, sampai dengan penjajahan Belanda. Maka pada saat ini, pelabuhan Sunda Kelapa merupakan bagian dari wisata Jakarta yang sangat menarik untuk dikunjungi. 
 
3. Museum Bank Indonesia

Museum ini dahulu kala merupakan rumah sakit Binnen Hospital. Dalam sebuah perjalanannya, Maka bangunan ruma sakit dialihfungsikan sebagai bank yang bernama De Javasche Bank pada sekitar tahun 1828. Dalam sejarah dari perbankan Indonesia, Maka museum ini merupakan awal kehadiran Bank Indonesia.

Di masa Negara Indonesia baru saja merdeka, Maka pusat pengendalian ekonomi dan moneter dilakukan pada museum ini. Beroperasi sebagai bank sentral di area bangunan museum, Pada tahun 1962 kantor Bank Indonesia sudah pindah ke lokasi dan juga bangunan yang baru.

Percaya Bahwa anda akan segera menemukan banyak sekali ilmu pengetahuan sejarah di salah satu spot yang menarik wisata Kota Tua di Kota Jakarta ini. Museum Bank Indonesia juga terbuka untuk umum setiap hari Selasa sampai hari Minggu, Pada saat hari besar akan segera tutup. Mulai dibuka sejak 08.00 – 14.30 (Selasa-Kamis), pukul 08.30 – 11.00 (Jum’at), dan pukul 09.00 – 16.00 (Sabtu-Minggu). Tiket untuk dapat masuk ke dalam Museum Bank Indonesia adalah gratis tanpa bayar.

4. Museum Seni Rupa Dan Keramik

Di museum seni rupa dan keramik ini, Anda bisa menyaksikan sekitar 350 lukisan dan 1350 jenis keramik, dari nusantara, Asia, sampai Eropa. Jika Anda suka, Maka anda bahkan bisa mempelajari mengenai cara membuat keramik di dalam museum ini.

Lokasi Museum Seni Rupa dan Keramik yang terletak di daerah jantung kawasan wisata Kota Tua Jakarta. Anda akan terasa sangat mudah untuk menjumpai bangunan museum yang terlihat bercorak arsitektur Eropa dengan adanya pilar tinggi yang kokoh untuk menopang bangunan gedung yang sangat megah.

Museum ini juga terbuka untuk publik pada setiap hari Selasa sampai hari Minggu, mulai pukul 9 pagi sampai dengan 3 sore. Harga tiket masuk ke dalam Museum Seni Rupa dan Keramik adalah seharga Rp 2 ribu (dewasa), Rp 1.000 (mahasiswa), dan Rp 600 (anak-anak dan pelajar).

5. Toko Merah

Toko Merah merupakan rumah dari Baron Van Imhoff, Merupakan seorang Gubernur Jenderal VOC yang merupakan pendiri Istana Bogor. Bangunan Toko Merah ini sangat sesuai namanya yang berwarna merah, Pada saat masuk ke bagian dalamnya maka anda akan dapat menjumpai betapa terawat dan terjaga keaslian pada bagian dalam dari sebuah bangunan Toko Merah ini.

Hanya saja, Untuk bisa masuk ke dalam Toko Merah maka anda wajib untuk mengurus perizinan yang sangat diperlukan sebab Toko Merah merupakan salah satu tempat di kawasan wisata Kota Tua yang tidak akan terbuka untuk suatu publik secara luas.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : 5 Landmark Historis Di Wisata Kota Tua Jakarta